Home Berita Ini Dia Aturan Baru Bepergian Jarak Jauh dengan Kereta Api

Ini Dia Aturan Baru Bepergian Jarak Jauh dengan Kereta Api

17

Mulai 9 Februari 2021, pelanggan yang ingin menggunakan KA Jarak Jauh tetap diwajibkan untuk menunjukkan surat negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang pengambilan sampelnya dalam jangka waktu maksimal 3×24 jam sebelum waktu keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan pada hari libur panjang atau hari besar keagamaan, pengambilan sampel dilakukan dalam jangka waktu maksimal 1×24 jam sebelum waktu pemberangkatan.

Ketentuan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pedoman Perjalanan Orang dengan Angkutan Kereta Api pada Saat Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No. 7 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Domestik Saat Wabah Covid. -19.

Peraturan tersebut juga menyatakan bahwa persyaratan untuk surat negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR tidak wajib untuk anak di bawah usia 5 tahun.

GeNose C19

Joni Martinus, VP Humas KAI mengatakan bahwa saat ini KAI telah memberikan jasa pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 20.000 di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta. Per 8 Februari 2021, jumlah pelanggan yang telah menggunakan jasa pemeriksaan GeNose C19 di stasiun sebanyak 8.990 orang.

Untuk menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang dilarang merokok, makan dan minum (kecuali air) selama 30 menit sebelum pemeriksaan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19. Pada saat pelaksanaan, calon penumpang diminta meletakkan tasnya dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk di lokasi pemeriksaan.

Selain itu, KAI juga masih memberikan layanan rapid antigen test seharga Rp 105.000 di 46 stasiun. 46 stasiun tersebut adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan , Purwosari, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Mojokerto, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang , Kotabumi, Martapura, dan Baturaja.

Setiap pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, kehilangan bau badan, diare, dan demam), suhu tubuh tidak lebih dari 37,3 derajat Celcius, memakai masker kain 3 lapis atau medis. Masker yang menutupi hidung dan mulut.

Pelanggan juga tidak diperbolehkan berbicara satu arah atau dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan. Bagi penumpang kereta api yang perjalanannya kurang dari 2 jam dilarang makan dan minum, terkecuali bagi perorangan yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang bila tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Joni menambahkan, untuk mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“KAI berkomitmen untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 secara ketat di stasiun dan selama perjalanan serta mendukung upaya pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 di angkutan kereta api,” pungkas Joni.

Untuk informasi lengkap mengenai aturan penggunaan KA Jarak Jauh, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, KAI Contact Center melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau KAI121 media sosial

Cari Tiket Murah: