Home Destinasi Labuan Bajo: Pintu Gerbang Wisata Flores

Labuan Bajo: Pintu Gerbang Wisata Flores

10
0
SHARE
Pelabuhan Labuan Bajo

Labuan Bajo merupakan ibukota Kabupaten Manggarai Barat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Letaknya berada di ujung sebelah barat laut Pulau Flores, tidak begitu jauh dari Pulau Komodo dan Pulau Rinca yang sudah terkenal ke seluruh dunia.

Labuan Bajo awalnya hanya dapat diakses melalui jalur laut dan darat dengan menggunakan kapal laut dan kendaraan penumpang umum yang jarak tempuhnya berjam-jam dari Denpasar dan Lombok. Jalur udara dulu hanya dilayani oleh pesawat kecil yang jadwalnya 1 minggu bahkan 2 minggu sekali. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan makin banyaknya wisatawan yang datang, kini Labuan Bajo dapat dijangkau dengan pesawat udara yang memiliki jadwal penerbangan setiap hari.

Keramaian malam hari di Labuan Bajo terpusat di area Kampung Ujung dan Kampung Tengah yang berada di tepian pantai. Di Kampung Ujung terdapat pusat kuliner yang menyediakan menu olahan dari hasil tangkapan nelayan di laut, seperti ikan kerapu, nila, ekor kuning, cumi, udang dan lain-lain. Sedangkan di Kampung Tengah terdapat cafe-cafe dan rumah makan serta penginapan. Kedua area ini banyak dikunjungi oleh sebagian besar wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara untuk menikmati suasana Labuan Bajo sambil makan malam.

Siang harinya di Labuan Bajo tidak begitu banyak aktivitas penduduknya yang dilakukan di luar ruangan. Wisatawan biasanya berkunjung ke destinasi wisata di Pulau Komodo dan sekitarnya, trekking, diving dan snorkeling.

Aktivitas

Labuan Bajo kotanya terletak di pinggiran pantai yang memiliki pantai dan view yang bagus berupa gugusan pulau-pulau kecil di kejauhan. Oleh karena itu, wisatawan dapat berjalan-jalan di pantai yang berpasir putih di area sekitar hotel dan menikmati semilir angin yang berhembus sambil memandang alunan ombak di laut.

Pantai Pede merupakan pantai yang terbuka untuk umum, namun saat ini belum dikelola secara profesional. Oleh karena itu, maklum saja jika kebersihannya masih kurang dan belum ditata secara apik. Nantinya di sini akan dibangun sebuah kawasan wisata bahari yang memiliki fasilitas cukup lengkap, seperti sarana rekreasi, art & souvenir center, penginapan dan lain-lain. Walaupun demikian wisatawan masih dapat menikmati sunset yang indah di sore hari secara leluasa dan gratis.

Kampung Ujung

Di Kampung Ujung terdapat pusat kuliner malam hari yang menyediakan berbagai menu olahan hasil tangkapan nelayan di laut yang masih segar karena lokasinya yang berdekatan dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Di sini wisatawan dapat menikmati ikan goreng/bakar/panggang dan cumi/udang goreng tepung dengan harga terjangkau.

Wisatawan dapat menyewa perahu berukuran sedang untuk berlayar mengelilingi pulau-pulau kecil di sekitar Pelabuhan Labuan Bajo, diantaranya Pulau Bidadari, Pulau Bajo, dan lain-lain. Apabila waktunya mencukupi, wisatawan dapat mengunjungi Pulau Komodo dan Pulau Rinca dengan menggunakan perahu tersebut dengan waktu tempuh sekira 8 jam perjalanan pergi-pulang untuk melihat Komodo yang tergolong sebagai satwa langka di dunia.

Sunset di Selat Flores

Jika ingin diving (menyelam) dan snorkeling di perairan Labuan Bajo, wisatawan dapat menghubungi dive center yang banyak terdapat di sekitar pelabuhan. Ada sekira 42 buah titik penyelaman di perairan Komodo yang mempunyai pemandangan bawah laut yang menarik dan spektakuler.

Tak jauh dari Bandara Komodo terdapat sebuah gua yang diberi nama Gua Cermin. Di sini wisatawan dapat memasuki gua yang luasnya 19 hektar dan memiliki ketinggian sekitar 75 meter. Pada gua ini sinar matahari masuk melalui dinding-dinding gua, lalu memantulkan cahayanya ke dinding batu yang merefleksikan cahaya kecil itu ke area lain di dalam gua, sehingga terlihat seperti cermin. Selain itu, wisawatan dapat melihat fosil kura-kura yang merupakan bukti bahwa dahulunya Pulau Flores berada di bawah permukaan laut.

Sekira 20 km dari Labuan Bajo, terdapat Desa Liang Ndara yang memiliki kekayaan seni budaya berupa tarian Caci dan Tete Alu. Tarian Caci merupakan seni tari yang memadukan keindahan gerak tubuh dan ketangkasan menggunakan cambuk dan perisai diiringi dengan tetabuhan. Sedangkan Tete Alu adalah sebuah permainan batang bambu dengan penari di tengah-tengahnya. Gerakan penari harus seirama dengan batang-batang bambu yang dimainkan agar tidak terjepit olehnya.

Apabila wisatawan berniat untuk berdiam cukup lama di Flores, maka dari Labuan Bajo bisa mengunjungi tempat-tempat yang indah lainnya di NTT, seperti Danau Kelimutu, Wae Rebo, Danau Sano Nggoang, pesawahan berbentuk jaring laba-laba di Cacar, Hutan Mbeliling, air terjun Cunca Rami, air terjung Cunca Wulang, Kampung Bena dan masih banyak lagi.

Belanja

Di Labuan Bajo tidak banyak terdapat toko souvenir yang menjual oleh-oleh khas Flores. Salah satu toko souvenir yang ada terdapat di seberang Bandara Komodo yang menjajakan beberapa jenis kain tenunan khas Nusa Tenggara Timur, kaos bertema Komodo, topi, kerajinan, patung kayu Komodo, kopi, dan sebagainya. Selain itu, wisatawan juga dapat membeli souvenir dan oleh-oleh di area ruang tunggu di dalam bandara.

Beberapa pedagang keliling kain tenun dan kalung mutiara juga sering ditemui di beberapa tempat wisata di Labuan Bajo. Melalui pedagang keliling ini, wisatawan dapat menawar harga sehingga dapat memperoleh kain tenun dan kalung mutiara dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Transportasi

Labuan Bajo dapat dicapai melalui penerbangan pesawat dari Denpasar menggunakan maskapai Garuda Indonesia, Wings Air, KalStar dan NAM. Harga tiketnya tidak terlalu mahal bagi para wisatawan yang menyukai petualangan. Hendaknya tiket sudah dipesan jauh hari sebelumnya karena arus kedatangan wisatawan yang cukup padat.

Bandara Komodo

Sesampai di Bandara Komodo, wisatawan dapat menyewa mobil untuk menuju ke hotel tempat menginap. Mobil sewaan ini juga dapat dimanfaatkan untuk berkeliling selama berada di Labuan Bajo dengan tarif sewa yang cukup murah. Hal ini karena masih jarang terdapat angkutan umum dan taksi di sini.

Wisatawan juga dapat menyewa sepeda motor yang tempat penyewaannya juga terdapat di hotel dengan harga terjangkau untuk berjalan-jalan melihat isi kota.

Selain melalui udara, wisatawan juga dapat mencapai Labuan Bajo melalui jalur laut dengan menggunakan kapal yang berlabuh di Pelabuhan Labuan Bajo.

Akomodasi

Banyak hotel dan penginapan yang terdapat di Labuan Bajo. Ada yang berkelas melati maupun berbintang 3.

The Jayakarta Suites

Sedangkan bila wisatawan menginginkan penginapan yang cukup murah dapat menemukannya di Kampung Tengah dan Kampung Ujung. Selain itu, tersedia juga penginapan yang bertempat di perahu (live aboard) dengan harga yang terjangkau.

Saat ini juga sedang dikembangkan beberapa area yang menyediakan penginapan di rumah-rumah penduduk (homestay), sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung kehidupan sehari-hari di perkampungan Labuan Bajo.

Kuliner

Menu khas di Labuan Bajo adalah berupa olahan dari hasil tangkapan laut berupa ikan, cumi dan udang.

Seperti halnya penginapan, apabila wisatawan ingin menikmati kuliner yang terjangkau, bisa berkunjung ke pusat kuliner di Kampung Ujung. Selain itu terdapat rumah makan masakan Padang yang tersebar di beberapa lokasi, restoran Coto Makassar, rumah makan masakan Jawa dan lain-lain.